News

Capital.com’s Kyle Rodda Soroti ‘Risiko Biner’ Bitcoin saat Batas Waktu Trump untuk Iran Semakin Dekat

KKevinwu
April 7, 2026
4 min read
Capital.com’s Kyle Rodda Soroti ‘Risiko Biner’ Bitcoin saat Batas Waktu Trump untuk Iran Semakin Dekat

Analis Senior Pasar Keuangan Capital.com, Kyle Rodda, memperingatkan bahwa Bitcoin (BTC) menghadapi “risiko biner” karena ultimatum Presiden Trump kepada Iran pada Selasa pukul 8 malam ET memaksa para trader berada dalam skenario murni antara eskalasi atau kelegaan.

BTC turun di bawah US$69.000 pada hari Selasa setelah sebelumnya sempat menyentuh US$70.000 sehari sebelumnya, karena Iran menolak proposal gencatan senjata selama 45 hari dan Trump menyatakan batas waktu tersebut sebagai “final.”

Ultimatum Keempat Trump dan Respons Kripto

Trump menuntut agar Iran membuka kembali Selat Hormuz atau menghadapi serangan ke semua jembatan dan pembangkit listrik di negara itu. Ini menandai kali keempat presiden memperpanjang dan mengatur ulang ultimatum sejak 21 Maret.

Penundaan kelima masih mungkin terjadi jika Trump melihat adanya kesepakatan, meskipun pada hari Senin ia mengatakan dirinya “sangat tidak mungkin” menunda kembali.

Rodda menjelaskan kepada BeInCrypto bahwa pasar sedang berada dalam posisi menunggu, hanya menantikan salah satu dari dua kemungkinan hasil.

“Serangan terjadi, situasi semakin memanas atau justru tidak, dan setelah itu akan ada reli kelegaan besar-besaran. Bitcoin tetap bergerak dalam kisaran, diperdagangkan di antara sekitar US$60.000 hingga US$75.000,” papar Rodda.

Ia menambahkan bahwa eskalasi besar bisa menekan BTC melalui kenaikan imbal hasil Treasury dan penguatan Dolar AS, keduanya didorong lonjakan harga minyak.

Indeks Dolar AS (DXY) telah terkonsolidasi sekitar 100 dan nampaknya siap untuk breakout, sinyal yang sejalan dengan peringatan dari Rodda.

Performa Dollar Index (DXY)

Performa Dollar Index (DXY) | Sumber: TradingView

Struktur DXY menyerupai pola fraktal sebelumnya dari tahun 2014 dan 2021 yang terjadi sebelum penurunan Bitcoin yang berlangsung lama.

“DXY yang breakout ke atas kemungkinan akan diikuti dominasi USDT… sehingga kamu harus bersiap melihat pergerakan turun berikutnya di Bitcoin,” ucap analis Kyle Doops.

namun, Rodda juga menyoroti ketahanan yang tersembunyi di balik kondisi pasar saat ini.

“Perlu dicatat betapa tangguhnya Bitcoin dan ada sinyal awal, meski jauh dari konfirmasi, bahwa aset ini sedang membentuk titik terendahnya,” tegasnya.

Bear Flag dalam Waktu Dekat

Struktur teknikal menambah lapisan urgensi lainnya. BTC telah terkonsolidasi dalam pola bear flag selama sekitar 60 hari, sesuai dengan durasi bear flag sebelumnya yang berlangsung selama 54 hari sebelum akhirnya breakdown.

Performa Harga Bitcoin

Performa Harga Bitcoin | Sumber: TradingView

namun, perlu dicatat bahwa penurunan volume selama pola ini membuat reli sulit dipercaya.

Volume harian di exchange kripto telah terkoreksi ke level yang terakhir kali terlihat saat kejatuhan FTX, menandakan sentimen telah anjlok ke titik terendah dalam sejarah.

Selain itu, dengan harga minyak sebagai sinyal utama, harga minyak mentah telah menguji resistance sebanyak empat kali, dan breakout menuju US$128 per barel bisa berdampak luas ke aset berisiko lain, semakin memberi tekanan pada BTC.

Aliran Institusional dan Volatilitas yang Meredup

Di sisi lain, analis QCP Capital menyampaikan bahwa pasar makin lama mulai mengabaikan pola eskalasi dari Trump setelah empat kali perpanjangan tenggat waktu secara beruntun.

Harga minyak mentah melemah dan futures saham tetap stabil, menandakan risiko serangan mendadak kini terasa kurang mendesak.

Permintaan institusional masih tetap positif. Exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot mencatat arus masuk bersih sebesar US$1,32 miliar pada Maret lalu, menjadi bulan positif pertama sejak Oktober 2025, mematahkan empat bulan berturut-turut arus keluar.

MicroStrategy juga telah melanjutkan akumulasi BTC setelah sempat jeda.

Di pasar opsi, volatilitas tersirat turun ke level terendah sejak awal konflik pada 28 Februari. Sementara skew juga mulai normal kembali, mengindikasikan permintaan lindung nilai menurun di tengah ketidakpastian geopolitik yang masih membayangi.

Data Polymarket menunjukkan trader hanya memberikan probabilitas 3% untuk tercapainya gencatan senjata sebelum 7 April, tapi naik menjadi 30% pada 30 April.

Peluang gencatan senjata AS vs Iran

Peluang Gencatan Senjata AS vs Iran | Sumber: Polymarket

Laporan juga mengungkapkan bahwa Trump mungkin akan menunda tenggat waktu lagi jika kesepakatan sudah hampir tercapai, sehingga menambah satu variabel lagi ke situasi yang sebenarnya sudah bersifat biner.

Apakah hari Selasa akan membawa serangan atau justru perpanjangan lainnya, reaksi BTC akan menguji apakah sinyal pembentukan bottom yang diidentifikasi Rodda bisa bertahan di tengah ketegangan geopolitik dan bear flag yang waktunya hampir habis.

Join Our Community

Connect with traders, share insights, and profit together!

⚡️

A collaborative community where traders of all levels learn, share knowledge, and grow together. Join us to exchange ideas and achieve profitable outcomes.